/bamboo/logo.png English Version Teh herbal dari daun bambu
Konstruksi Bambu
/bamboo/bangunan.jpgBambu memiliki kekuatan yang dapat dipersaingkan dengan baja. Karena kelenturan dan kekuatannya yang tinggi, struktur bambu juga merupakan bangunan tahan gempa. Sayangnya, selama ini kekuatan bambu belum diimbangi dengan teknik sambungan yang kuat. Saat awal berdiri, Sahabat Bambu bekerjasama dengan Prof. Morisco (alm.), mengaplikasikan konstruksi dengan teknik sambungan yang telah teruji kekuatannya di laboratorium dan di lapangan. Berbagai bangunan sekolah, rumah tinggal, gazebo, dan gudang telah didirikan. Paduan antara kekuatan bahan, kejelian arsitek, dan keampuhan bahan pengawet  menghasilkan konstruksi yang kuat dan fleksibel, tahan gempa, indah, dan awet hingga puluhan tahun. Sahabat Bambu siap melayani Anda yang menginginkan bangunan bambu berkualitas, baik skala kecil maupun besar. Seluruh bangunan yang ada digambar ini menggunakan bambu yang sudah diawetkan dengan borates, sehingga bangunan tersebut aman dari serangan bubuk.
Kunci utama keawetan bangunan bambu adalah kombinasi dari pengawetan dan desain bangunan itu sendiri. Pengawetan melindungi bangunan bambu dari musuh biologis yakni kumbang bubuk, rayap dan jamur. Sedangkan desain bambu juga haruslah bersahabat dengan bahan bambu dan mampu melindungi bambu dari kelembaban, air hujan serta panas matahari terik yang dapat merusak fisik bambu.
 
Beberapa jenis bambu yang paling sering digunakan untuk bahan bangunan adalah:
  • Bambu petung/betung (Dendrocalamus asper). Bambu ini tumbuh subur di hampri semua pulau besar di Indonesia. Memiliki dinding yang tebal dan kokoh serta diameter yang dapat mencapai lebih dari 20 cm. Dapat tumbuh hingga lebih 25 meter. Bambu petung banyak digunakan untuk tiang atau penyangga bangunan. Juga sering di belah untuk keperluan reng/usuk bangunan. Bambu petung yang peling umum ada dua jenis yakni petung hijau dan petung hitam.
  • Bambu hitam atau bambu wulung (Gigantochloa atroviolacea). Banyak tumbuh di jawa dan sumatra. Jenis bambu ini dapat mencapai dimeter hingga 14 cm dan tinggi lebih dari 20 meter. Banyak digunakan sebagai bahan bangunan dan perabot bambu karena relatif lebih tahan terhadap hama.
  • Bambu apus atau tali (Gigantochloa apus). Jenis ini banyak digunakan sebagai komponen atap dan dinding pada bangunan. Diameter antara 4 hingga 10 cm. Juga sangat cocok untuk mebel dan kerajinan tangan.
rumah bambu pak haryo plafond rangka bambu konstruksi bangunan bambu
Halaman berikutnya: Pelatihan Konstruksi 
Sahabat Bambu Indonesia Pangkas Clearcut Pekanbaru   Studio WNA