/bamboo/logo.png English Version Teh herbal dari daun bambu
Pengawetan Bambu
proses pengawetanPengembangan bambu selalu terganjal oleh ketahanan material bambu. Tidak sedikit konsumen yang jera menggunakan produk bambu karena cepat rusak dimakan kumbang bubuk. Sahabat Bambu hadir untuk mengatasi masalah ini dengan motto “Bukan Bambu Namanya Jika Tidak Diawetkan!”. Kami mengawetkan bambu dengan metode Vertical Soak Diffusion (VSD) menggunakan larutan borate yang telah teruji keampuhannya memperpanjang umur bambu hingga puluhan tahun. Sahabat Bambu memiliki dua fasilitas pengawetan dengan kapasitas total 4.000 bambu per bulan. Untuk menjamin kepuasan konsumen, kami terus melakukan penelitian dan pengembangan metode pengawetan yang ampuh, efisien, murah dan ramah lingkungan
Sahabat Bambu telah mengawetkan bambu leibh dari 7 tahun dengan sistem Vertical Soak Diffusion (VSD) menggunakan bahan pengawet yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan.  Sistem VSD ini awal mulanya dikembangkan oleh EBF Bali. Metode VSD terbukti efektif melindungi bambu dari serangan kumbang bubuk dan rayap hingga puluhan tahun.
Proses Pengawetan 
Mengapa bambu harus diawetkan? Bambu adalah material alami organik. Di iklim tropis yang dengan kelembaban tinggi seperiti Indonesia, tanpa pengawetan bambu hanya dapat bertahan kurang dari tiga tahun. Tidak seperti kebanyakan kayu keras, bambu memiliki kandungan gula yang tinggi yang merupakan makanan alami kumbang bubuk dan serangga bor lainnya. Kerusakan biologis bambu dapat mengurangi nilai estetis, kekuatan dan daya guna bambu, bahkan bubuk yang keluar dari bambu yang terserang dapat menggangu kesehatan. Kerusakan dapat menyebabkan pelapukan, retak, pecah dan yang paling buruk dapat menyebabkan bangunan bambu menjadi rubuh.
Pengawetan menjadi sangat penting jika bambu digunakan untuk keperluan struktur bangunan karena berkaitan dengan keamanan. Bangunan atau interior bambu yang diharapkan berdiri lebih dari tiga tahun sudah seharusnya mempertimbangkan menggunakan bambu yang telah diawetkan.
Manfaat dan tujuan pengawetan adalah: 1) Memperpanjang usia komponen bambu, 2) Mencegak kerusakan, 3) Mempertahankan kekuatan dan stabilitas bangunan, 4) Meningkatkan nilai estetis  serta, 5) Memberi nilai tambah lain seperti lebih tahan terhadap api (berdasarkan penelitian, bambu yang diawetkan dengan borates memiliki tingkat "fire retardant" yang lebih tinggi dari pada yang tidak diawetkan.
Halaman berikutnya: Ujicoba Bambu
Sahabat Bambu Indonesia Pangkas Clearcut Pekanbaru   Studio WNA