Deprecated: Function create_function() is deprecated in /home/sahab469/public_html/blog/bl-kernel/helpers/text.class.php on line 209

Deprecated: Function create_function() is deprecated in /home/sahab469/public_html/blog/bl-kernel/helpers/text.class.php on line 209

Deprecated: Function create_function() is deprecated in /home/sahab469/public_html/blog/bl-kernel/helpers/text.class.php on line 209

Deprecated: Function create_function() is deprecated in /home/sahab469/public_html/blog/bl-kernel/helpers/text.class.php on line 209

Deprecated: Function create_function() is deprecated in /home/sahab469/public_html/blog/bl-kernel/helpers/text.class.php on line 209

Deprecated: Function create_function() is deprecated in /home/sahab469/public_html/blog/bl-kernel/helpers/text.class.php on line 209
Blog Sahabat Bambu

Bangunan Bambu

Bambu sebagai bahan alternatif untuk rumah dan bangunan

Sahabat Bambu

Bambu telah digunakan sebagai bahan bangunan sejak lama di Indonesia. Struktur bangunan bambu dapat dengan mudah ditemui di banyak tempat yang memiliki bambu, mulai struktru yang paling sederhana seperti gubuk hingga struktur yang rumit berupa jembatan dengan bentangan hingga puluhan meter dapat ditemui di Sumatra, Jawa dan Sulawesi.

Sebagai bahan bangunan, bambu memiliki keunggulan karena struktur dan juga karena perbandingan kekuatan dan berat yang dimilikinya. Serat bambu yang panjang menambah kekuatan bambu dan bahkan melebihi kayu pada umumnya, dan bahkan mengalahkan baja. Di sisi lain, bambu memiliki kadar lignin yang rendah, komponen punyusun utamanya adalah asam salisilat, yang memberikan kelenturan sekaligus kekuatan pada bambu.

Jenis-jenis Bambu

Nama-nama spesies bambu dunia

Sahabat Bambu

Bambu memiliki lebih dari 1.000 spesies dengan 100-an genera. Ahli menempatkan bambu dalam tribe Bambuseae dalam family rumput Poaceae, yang merupakan keluarga besar yang terdiri dari lebih 10.000 spesies. Bambu dapat ditemui dalam ukuran kecil (Poa annua) hingga ukuran pohon raksasa (Dendrocalamus giganteus). Keluarga bambu adalah tumbuhan paling penting didunia yang menyediakan mayoritas kebutuhan makanan manusia dan ternak. Rumput-rumputan adalah tumbuhan yang relative baru bagi flora bumi, muncul sekitar 30-40 juta tahun lalu, lama setelah punahnya dinosaurus di permukaan bambu. Pdang rumput telah memberikan sumber makanan terhadap perkembangan mamalia herbivore dan kemudian menyediakan berbagai jenis makanan pada hewan karnivora. Beberapa tanaman yang populer disebut bambu (seperti “lucky bamboo yang tumbuh secara hidroponik untuk hiasan dalam rumah), sebenarnya bukanlah keluarga rumput, tapi merupakan Dreceana sanderana, family Agavaceae, sejenis dengan teratai atau lily air.

Berikut ini adalah jenis-jenis dan spesies bambu, baik yang tumbuh di Indonesia maupun di bagian dunia lainnya.

Identifikasi Bambu

Cara identifikasi jenis bambu

Sahabat Bambu

Bagaimana cara mengidentifikasi bambu? Untuk orang awam yang tidak biasa dengan istilah ilmiah dan botani akan cukup sulit untuk mengidentifikasi bambu. Ini kerena banyaknya spesies bambu yang ada, selain itu umumnya informasi jenis bambu yang tersedia mencantumkan nama ilmiah bambu (nama latin).

Identifikasi dan klasifikasi spesies bambu bergantung pada observasi dan deskripsi dari semua bagian bambu. Sangat jarang hanya satu bagian saja dapat digunakan untuk mengenal spesies bambu sercara langsung. Biasanya identifikasi dengan kombinasi karakteristik yang dapat menunjukkan spesies bambu secara tepat. Berikut ini adalah karakteristik dan fitur umum yang dapat digunakan untuk identifikasi bambu:

Rizoma

  • Panjang dan diameter rizoma: pendek dan tebal, panjang dan tipis.
  • Sifat rizoma: sebagai penopang batang, merambat di permukaan, atau merambat di bawah tanah.
  • Kehadiran mata tunas pada rizoma: Ada atau tidak ada
  • Posisi Akar: hanya di sekeliling nodes atau acak.

Pemanfaatan Bambu

Bambu untuk kehidupan yang lebih baik

Sahabat Bambu

Masyarakat Indonesia telah menggunakan bahan bambu sejak dahulu kala. Bambu telah banyak membantu hidup nenek moyang kita menjadi lebih muda. Berbagai jenis alat tangkapan ikan (igi/lukah/perangkap ikan dan udang) semuanya menggunakan bahan dari bambu. Demikian juga sumpit untuk menangkap burung, joran pancing, tombak ikan, atau perangkap hewan di hutan, juga menggunakan bahan dari bambu. Tunas bambu atau lebih populer dikenal dengan rebung juga telah dikonsumsi sebagai sumber gizi. Bambu sudah digunakan sejak lama sebagai wadah tempat minum ketika bepergian dan juga digunakan untuk tempat memasak makanan seperti sagu atau lemang. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa bambu telah membantu manusia bertahan dan melanjutkan hidup hingga bisa seperti sekarang ini.